Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘Esai Sastra’ Kategori

Oleh Jafar Fakhrurozi
Di usianya yang hampir menginjak kepala tujuh, di luar dugaan Danarto masih memiliki tangan emas untuk merautkan cerita-ceritanya di atas kertas. Hal itu bisa kita lihat dan rasakan ketika membaca Kacapiring, antologi cerpen terbaru Danarto yang terbit pertengahan 2008 tahun lalu. Seakan ingin melanjutkan cerpen-cerpen sebelumnya, Kacapiring bagaikan lantunan lagu gambus yang lebih [...]

Untuk mentranslate bahasa

Mati Sunyi dan Refleksi Cok Sawitri

Kita mengenal nama Cok Sawitri sebagai seorang perempuan yang berpikiran maju namun punya visi kedaerahan (adat) yang cukup kuat. Beberapa karyanya tak luput dari tema-tema yang berbau adat Bali sebagai kampung halamannya.
 
Salah satu cerpennya yang berjudul Mati Sunyi yang terhimpun dalam buku antologi cerpen terbaik KOMPAS 2004 Sepi Pun Menari di Tepi Hari, adalah [...]

Untuk mentranslate bahasa

Dalam memandang sebuah persoalan, terlebih dalam karya yang dihasilkannya, seorang sastrawan saya yakin tidak asal bicara (baca:tulis), melainkan penuh konsep yang dapat dipertanggungjawabkan baik secara estetik maupun ilmiah. Kiranya hal itu telah ditunjukkan oleh almarhum W.S Rendra dalam sajak-sajaknya. Antologi puisi Rendra yang cukup fenomenal yang berjudul Potret Pembangunan dalam Puisi (Pustaka Jaya, 1996), tidak [...]

Untuk mentranslate bahasa

Sastra dan Keindonesiaan Kita

Sampai hari ini, sebagian besar dari kita meyakini dan mengakui bahwa kelahiran Budi Utomo 20 Mei 1908 adalah momentum kebangkitan nasional, parameternya terletak pada bangkitnya kesadaran segelintir bangsawan yang dicerdaskan di negeri penjajah. Apakah memang demikian tolak ukurnya? Bicara Nasionalisme adalah berbicara kesadaran bangsa untuk menghargai dan mencintai sekumpulan manusia dalam lokalitas tertentu untuk menuju [...]

Untuk mentranslate bahasa

Lelaki dalam Cerpen Khazanah 2007

SELAMA tahun 2007, rubrik “Khazanah” Pikiran Rakyat telah memuat kurang lebih 30 cerpen. Jumlah yang mampu menggambarkan bagaimana eksistensi dan konsistensi sastra koran di Jawa Barat. Keberadaan cerpen koran tersebut tentunya akan lebih berarti bagi perkembangan sastra kita jika direspons para kritikus sastra. Akan tetapi, melakukan kajian atau kritik sastra di koran, kita tak mungkin [...]

Untuk mentranslate bahasa

MENINGGALNYA mantan Presiden Suharto disambut beragam oleh masyarakat. Mereka yang berkabung, di koran, misalnya, selain foto-foto yang memperlihatkan tangis keluarga, kerabat, dan kroni-kroninya. Juga menampilkan gambar wajah-wajah dukacita dari sebagian rakyat kecil yang kadung mencintai Suharto. Namun dalam beberapa hari setelah masa kabung itu, demonstrasi massa mulai digelar di mana-mana, mereka menolak berkabung dan terus [...]

Untuk mentranslate bahasa