Diposkan dalam Esai Bahasa, Label Esai Bahasa pada November 28, 2009 | Leave a Comment »
Oleh Jafar Fakhrurozi
Beberapa waktu yang lalu, di beberapa ruas jalan utama Kota Bandung, terdapat bentangan spanduk bertuliskan “Say No to Budiono, Say Yes to Budi Anduk”. Di bawah tulisan tersebut tertera sebuah nama forum, menandakan identitas pemiliknya. Jelas itu bukan iseng, sebab di jaman krisis ekonomi seperti sekarang, mana mau orang membuang-buang uang untuk [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam Esai Sastra, Label Esai Sastra pada November 28, 2009 | Leave a Comment »
Oleh Jafar Fakhrurozi
Di usianya yang hampir menginjak kepala tujuh, di luar dugaan Danarto masih memiliki tangan emas untuk merautkan cerita-ceritanya di atas kertas. Hal itu bisa kita lihat dan rasakan ketika membaca Kacapiring, antologi cerpen terbaru Danarto yang terbit pertengahan 2008 tahun lalu. Seakan ingin melanjutkan cerpen-cerpen sebelumnya, Kacapiring bagaikan lantunan lagu gambus yang lebih [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam Esai Sastra, Label Esai pada November 1, 2009 | Leave a Comment »
Kita mengenal nama Cok Sawitri sebagai seorang perempuan yang berpikiran maju namun punya visi kedaerahan (adat) yang cukup kuat. Beberapa karyanya tak luput dari tema-tema yang berbau adat Bali sebagai kampung halamannya.
Salah satu cerpennya yang berjudul Mati Sunyi yang terhimpun dalam buku antologi cerpen terbaik KOMPAS 2004 Sepi Pun Menari di Tepi Hari, adalah [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam Esai Sastra, Label Esai Sastra pada November 1, 2009 | Leave a Comment »
Dalam memandang sebuah persoalan, terlebih dalam karya yang dihasilkannya, seorang sastrawan saya yakin tidak asal bicara (baca:tulis), melainkan penuh konsep yang dapat dipertanggungjawabkan baik secara estetik maupun ilmiah. Kiranya hal itu telah ditunjukkan oleh almarhum W.S Rendra dalam sajak-sajaknya. Antologi puisi Rendra yang cukup fenomenal yang berjudul Potret Pembangunan dalam Puisi (Pustaka Jaya, 1996), tidak [...]
Untuk mentranslate bahasa